Logo Kemkominfo
Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia - Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia

BERITA Sebarkan :

Konsinyering Penyusunan Kuisioner User experience pada Showchase 5G di Asian Games

06-08-2018 oleh Reza Bastanta Sitepu

Dalam rangka penyusunan kuisioner user experience pada showcase 5G di Asian Games, Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Perangkat dan Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Badan Penelitan dan Pengembangan SDM, Kementerian Komunikasi dan Informatika melaksanakan kegiatan Konsinyering Penyusunan Kuisioner User experience pada Showchase 5G di Asian Games yang dilaksanakan pada tanggal 12 Juli 2018 di BPRTIK Ciputat.

Maksud dan tujuan pelaksanaan kegiatan Konsinyering Penyusunan Kuisioner User experience pada Showchase 5G di Asian Games ini adalah untuk meminta masukan dari akademisi dan stakeholder atas draft kuisioner user experience teknologi 5G yang telah dibuat oleh anggota Tim Penelitian. Kegiatan konsinyering penyusunan kuisioner user experience pada showcase 5G di Asian Games ini mencakup pembahasan metode survei yang akan digunakan beserta detail pertanyaan yang akan digunakan dalam kuisioner.

Kegiatan ini mengundang narasumber akademisi dari Universitas Indonesia, Bapak Ajib Setyo Arifin, PhD. Pada awal pemaparannya beliau menerangkan mengenai kerangka survei dalam suatu proses penyusunan sebuah kuisioner. Pertama harus dipastikan tujuan dari survei yang akan dilakukan, apakah ingin membuktikan sebuah temuan baru atau membandingkan dengan fungsi waktu? saat ini dan lalu atau akan datang?. Kemudian diskripsi sampling yang meliputi jumlah sample (metode slovin) dan objek survei. Profi pengisi kuisioner diperlukan juga yang meliputi, gender, range umur, pekerjaan, asal, pendapatan. Untuk konten survei perlu dibuat pertanyaan-pertanyaan mengenai poin yang ingin ditanyakan. Keterangan tambahan perlu dibuat yang berupa keterangan hari, tanggal, lokasi, dan singkatan-singkatan (STS : sangat tidak setuju).

Metodologi yang akan digunakan tergantung dari tujuan survei. Deskriptif, naratif, experimen, atau wawancara. Metode yang disarankan untuk penelitian ini adalah :

1. ACR, contoh membuat skoring layanan 4g dan 5g, harus ada teknologi yang sama yang dibandingkan

2. Kano, ingin mengetahui layanan ini tingkat urgensinya/ kepuasan dari sisi pelanggan dengan 3 parameter yang ditanyakan ke pelanggan :

1. Memang harus ada

2. Semakin dibutuhkan meningkatkan kepuasan pelanggan, misal baterai.

3. Tidak dibutuhkan, tetapi bila ada akan menambah kepuasan pelanggan : stylus, face recog dan sidik jari.

Tambahan informasi dari Bapak Ario dari Direktorat Penataan SDPPI, Korea meminta frekuensi yang berbeda dengan Telkomsel, korea akan mengadakan uji coba 5G yaitu timeslice, seemview. Masalah penempatan kamera dalam venue menunggu kebijakan Inasgoc. Akan ada 100 kamera, ditangkap korea dengan syarat tidak boleh keluar dr venue. Standar 5G terbaru diterapkan di asian games jd akan menjadi portofolio Korea. Kemungkinan frekuensi baru di 5G di 15Ghz, tidak hanya Asian Games, akan ada IMF di Bali.

Simpulan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah draft kuisioner yang telah disusun akan dikaji ulang berdasarkan metode survei yang telah disepakati atas masukan dari narasumber akademisi.


Label: asian games, laporan studi, 5g, sdpppi
Jumlah pengunjung: 129

Website Pusbang Litprof SDM Komunikasi - Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.
SKKNI Komunikasi dan Informatika
e-jurnal kementerian kominfo, badan litbang sdm, badan penelitian dan pengembangan SDM
ST MMTC Yogyakarta
Balai Pelatihan dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Cikarang
Banner Ayo Kerja! Banner Berani Jujur Hebat