Logo
Logo header Puslitbang Aplikasi Informatika dan Informasi dan Komunikasi Publik

BERITA Sebarkan :

Puslitbang Aptika dan IKP gelar Seminar Peran TIK terhadap Pertumbuhan Ekonomi

10-10-2014 oleh Adi Armin Puslitbang Aptika dan IKP gelar Seminar Peran TIK terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta, Kominfo - Pusat Penelitian dan Pengembangan Aptika dan IKP, Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar seminar peran sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia, di Hotel Melinium, Jakarta, Jumat (10/10).

Seminar yang dibuka secara resmi oleh Kapuslitbang Aptika dan IKP, Badan Litbang SDM, DR. Wiryanta, yang sekaligus mewakili Kabadan Litbang dan SDM ini, mengatakan TIK sebagai sebuah teknologi memiliki kariteristik dasar, yaitu tersebar luas, yang menyentuh kesemua sektor dan dapat dipergunakan dalam banyak bidang dan memenuhi bermacam kebutuhan sehingga kecepatan pertumbahan teknologi dapat juga mendorong laju pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor.

"Selain itu, meningkatnya seorang dengan waktu hal ini mampu mengurangi biaya bagi pengguna, kemudian menghasilkan inovasi, perkenalan pasar dan pengembangan produk baru atau proses itu sendiri." kata Wiryanta.

Menurut Wiryanta TIK memiliki peran penting bagi masyarakat yang menjanjikan ekonomi untuk menempuh kepada leader dari kegiatan ekonomi keseluruhan dan ketiganya adalah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi itu sendiri.

Wiryanta, menyebutkan Konbtriobusi dari pada TIK bagi perekomian nasional pada tahun 2014 mengalami pertumbuhan seiring dengan dibangunnya infrastruktur dasar yang memberikan kontribusi sebesar 11 persen untuk perekomian nasional dan pada tahun sebelumnya menyumbang 10 persen. "Yang menjadi persoalan kontribusi TIK sebesar itu, adalah kontribusi di bidang jasa TIK dan juga tentunya berkontribusinya mendukung dalam konteks ini kepada pertumbuhan ekonomi. "TIK sebagai sporting untuk sektor-sektor lain dan yang juga mendorong pertumbuhan ekonomi."Ungkapnya

Wiryanta berharap dalam seminar ini, masukan dari para narasumber dari berbagai bidang keilmuan dan Satker Aptika sangat penting, sehingga nantinya regulasinya seperti apa dan fokus yang didorong seperti apa khususnya yang mendorong perekonomian nasional. Mengingatkan keterbatasan SDM dan anggaran, pemerintah melakukan pemilihan sehingga dapat menentukan dan tentunya perlu dapat dukungan semua pihak.

"MIsalnya dari sudut pandang ahli ekonomi yang memberikan prespektif pertumbuhan ekonomi itu sendiri dan para narsum bid TIK yang tentunya berbeda dari sudut pandang sehingga menjadi satu kesatuan yang konfrenhensif sehingga dapat memyimpulkan bahwa TIK berperan dalam pertumbuhan ekonomi kita."Katanya

Begitu juga dengan Seminar yang terkait dengan hasil kajian Implementasi Tata Kelola keamanan Informasi bagi penyelenggara Sistem eletronik pada instansi pemerintah, Wiryanta berharap kesiapan pemerintah provinsi terhadap penerapan ISO 2701 dalam menyelenggarakan sistem transaksi elektronik tentunya punya tujuan dan evaluasi sejauhmana kesiapan penyelenggara sistem elektronik tersebut."Penyelenggaraan ini tentunya berkaitan erat dengan regulatornya dalam hal ini pemerintah provinsi."Tutur Wiryanta.

Sementara Tim Kajian Puslitbang Aptika dan IKP Joni Hartono dalam presentasenya mengungkapkan, seminar Kajian Peran Sektor TIK terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia, adalah kelanjutan penelitian sebelumnya di tahun 2014, yang terkait dengan pengaruh investasi ICT terhadap perekonomian di Indonesia. Kajian ini juga melatarbelakangi terkait dengan Information and Communication Technology (ICT) berperan dalam meningkatkan pertumbuhan baik langsung maupun tidak langsung. "Peran dan kontribusi ICT ini dilihat dari pertumbuhan. Output sektoral melalui keterkaitan antar sektor dan analisis pengganda.

Kemudian dampak perekonomian akan dilihat pada pertumbuhan output, penyerapan tenaga kerja dan pendapatan rumah tangga sesuai dengan perencanaan Bappenas yaitu peran strategis ICT di Indonesia yang pro-growth, pro-poor, dan pro job. (Yura)


Label: tik, pertumbuhan ekonomi