Logo
Puslitbang Sumber Daya, Perangkat, dan Penyelenggaraan Pos dan Informatika

BERITA Sebarkan :

Pelatihan Dasar - Dasar Kewirausahaan Digital Kabupaten Jembrana Resmi Dibuka, Bupati Jembrana: SDM di Jembrana Harus Melek Digital

27-05-2022 oleh Admin Balitbang SDPPI jembrana

Jembrana, 27 Mei 2022 - Pelatihan Dasar-Dasar Kewirausahaan Digital yang diadakan oleh Digital Entrepreneurship Academy (DEA) dibawah Badan Litbang SDM – Puslitbang SDPPPI Kementerian Komunikasi dan Informatika resmi dibuka oleh I Nengah Tamba. Selaku Bupati Kabupaten Jembrana, Bali pada Jumat (27/5) pagi hari.

Berlangsung di Kampus Triatma Mulya, acara “Pelatihan Dasar-Dasar Kewirausahaan Digital” yang diikuti oleh 200 peserta juga dibuka oleh Kepala Badan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Kementerian Komunikasi dan Informatika, Hary Budiarto.

Dalam pembukaannya, Hary menyampaikan bahwa sejuh ini program Digitalent telah menargetkan 20.000 talenta digital yang harus diberdayakan untuk menggenjot ekonomi. “Saat ini PDB Indonesia ditopang oleh wirausaha digital sebesar 6% melalui e-commerce. Maka Kominfo memfasilitasi dan mengajak peserta untuk masuk ke ranah digital secara terbuka dan gratis. Pelatihan kewirausahaan digital hari ini adalah salah satu dari pelatihan akademi Digital Entrepreneurship Academy (DEA) yang sangat penting untuk meningkatkan pertumbuhan kewirausahaan digital di masyarakat,” ujar Hary.

“Adanya globalisasi yang mengakibatkan terjadinya kompetisi pasar bebas, kita harus memiliki Sumber Daya Manusia yang mampu beradaptasi. Maka, kitalah juga yang harus memajukan daerah kita sendiri,” ujar Bupati Jembrana, I Nengah Tamba. Hal tersebut ia sampaikan lantaran berdasarkan misi Kabupaten Jembrana tahun 2026 mendatang, Jembarana akan membangun banyak wisata bertaraf Internasional.

Pada sesi audiensi bersama I Ketut Putra Suarthana selaku Rektor Universitas Triatma Mulya, Hary Budiarto juga menyampaikan bahwa selain melalui pelatihan DEA, pelatihan lain dari program Digitalent pun juga bisa dimanfaatkan untuk pelatihan seperti desa wisata, yang mana Jembarana memiliki 11 desa wisata. “Nanti partisipasinya harus dipastikan berasal dari penduduk lokal, bisa dari kalangan dosen maupun mahasiswa yang menjadi fasilitator pelatihan,” ujar Hary.

Pelatihan Dasar-Dasar Kewirausahaan Digital Kabupaten Jembrana yang diadakan selama dua hari, para peserta akan mempelajari delapan topik diantaranya; Adopsi Digital Bagi Bisnis Inovasi Model Bisnis UMKM, Digital Marketing Canvas, Dasar Media Digital, Dasar Media Digital Lanjutan, Pengenalan Google Bisnis, Website dan SEO, Sosial Media Marketing, Pemasaran Konten, dan Mengelola Toko Online. Melalui antusiasme 200 peserta pelatihan, harapannya output yang dihasilkan menjadikan para pelaku UMKM di Jembrana dapat menerapkan ilmu, ketrampilan, dan pengalamannya dalam meningkatkan wirausaha.


Label: dts, dea , pelatihan , jembrana