Logo
Banner logo BPSDMP Kominfo Bandung

BERITA Sebarkan :

Siaga Bencana akibat Cuaca Ekstrem di Provinsi Jawa Barat

20-11-2017 oleh admin2 Gambar 1. Ilustrasi Cuaca Sumber: https://beritaku.co.id/foto_b

Cuaca Ekstrem di Jawa Barat

Berdasarkan pemberitaan-pemberitaan surat kabar di Jawa Barat, di bulan November 2017 beberapa wilayah di Jawa Barat berpotensi bencana akibat cuaca ekstrem. Intensitas curah hujan di kawasan Bandung dan sekitarnya telah menyebabkan banjir yang menggenangi ribuan rumah di Kecamatan Baleendah, Dayeuhkolot, dan Bojongsoang. Jumlah pengungsi juga mencapai ratusan orang, BPBD Kabupaten Bandung telah menyiapkan posko pengungsian dan penyiagaan personel lapangan (PR, 14 November 2017). Cuaca ekstrem di wilayah Jawa Barat juga telah menimbulkan bencana dan korban jiwa, di Subang tiga warga tewas tersambar petir, dan di Indramayu, 127 rumah rusak diterjang angin puting beliung. (PR, 14 November 2017)

Dampak

Selain menimbulkan potensi bencana, cuaca ekstrem tersebut telah menimbulkan beberapa dampak terhadap masyarakat. Para petani di Sukabumi yang mendapatkan tanaman padi membusuk seiring dengan meningkatnya intensitas hujan, sehingga dapat mempengaruhi harga gabah (PR, 13 November 2017). Petani di Bojongsoang, Kabupaten Bandung juga terpaksa memanen padi lebih awal meskipun usia tanamannya belum cukup untuk dipanen, untuk menghindari rugi karena lebih dari satu pekan lahan sawah terendam banjir (PR, 14 November 2017). Di Kabupaten Garut, banyak tanaman cabai dan tomat yang busuk akibat intensitas hujan yang mulai sering, dan menyebabkan kerugian petani (PR, 14 November 2017).

Di samping berdampak di bidang pertanian, cuaca buruk menyebabkan warga Bandung selatan yang terdampak banjir mulai terserang penyakit, seperti penyakit kulit dan infeksi saluran pernafasan yang dialami tidak hanya orang dewasa, tetapi juga balita dan anak kecil (PR, 15 November 2017). Selain itu, warga terdampak banjir di Bandung selatan juga terancam genangan limbah cair industri, yang dapat memicu berbagai penyakit (PR, 17 November 2017).

Hujan yang terus mengguyur daerah Ciamis menyebabkan tebing Cisenday, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis ambrol, longosoran tersebut mengakibatkan terputusnya akses jalan kabupaten (PR, 15 November 2017). Longsor juga telah melanda 8 kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya pada hari rabu (15/11/2017) (PR, 16 November 2017). Akibat hujan deras sepanjang hari Kamis (16/11/2017), di Kota Bandung menyebabkan banjir di beberapa titik (PR, 17 November 2017).

Siaga Bencana

Oleh karena itu, Pemrov Jabar telah menetapkan status siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor untuk 27 kota/kabupaten sejak 1 November 2017 hingga 28 Mei 2018. (PR, 16 November 2017). Seiring dengan hal tersebut, sejumlah daerah di Jawa Barat mulai menetapkan siaga bencana hingga Mei 2018 mendatang (PR, 16 November 2017). Begitu pula dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut yang telah menetapkan status siaga bencana banjir dan longsor di daerah tersebut mulai 1 November 2017. Masyarakat di Kabupaten Garut juga telah dihimbau untuk tidak tinggal di lokasi rawan longsor dan banjir (PR, 15 November 2017).

Oleh: Didit Praditya


Label: kajian isu mingguan